Mencintai Sejarah Dengan Mengunjungi Museum

Ada tiga elemen dalam masyarakat yang bisa bertanggung jawab dalam pengembangan museum. Selama masa kini banyak masyarakat yang kurang suka pergi ke museum. Mungkin karena ada banyak museum yang kurang layak untuk dilihat. Ketiga elemen tersebut adalah pemerintah, para pelaku bisnis dan para akademisi. Kita akan lihat bagaimana setiap bagiannya turut serta. Pemerintah haruslah paling besar upayanya dalam membangkitkan kesadaran secara resmi. Ini bisa dilakukan dengan cara menciptakan agendaagenda seperti Tahun Kunjungan ke Museum, Para Sahabat Museum, dan yang lainnya yang seperti itu. Program-program resmi ini haruslah berisi program-program yang menyetel sehatnya museum dan pengembangannya. Pemerintah juga harus menyediakan sejumlah dana supaya bisa mendukung jalannya museum dalam jangka panjang. Dan yang berikutnya adalah para pelaku bisnis. Mereka bertanggung jawab dalam menyediakan benda-benda koleksi museum yang lebih lengkap lagi dan meningkatkan pengalaman di museum, sehingga museum jadi menarik juga secara komersial. Para curator juga harus memburu barang koleksi yang menarik untuk ditaruh di museum supaya menarik pengunjung. Mereka musti mendesain ulang susunan-susunan seperti interior dan prasarana museum supaya jadi lebih memiliki daya tarik. Potensi budaya bisa diatur sebagai skejul tambahan dan tambahan kepada museum yang telah berdiri nantinya.

Kemudian elemen berikutnya adalah para akademis. Sekolah-sekolah dan para guru harus mendorong proyek kunjungan ke museum sebagai bagian dari pelajaran dan kunjungan ke museum harus disetel sebagai kegiatan rutin sekolah. Sekali para siswa mengunjungi museum maka mereka mendapatkan proyek yang bisa dibawa selama dan setelah mengunjungi museum. Maka setelah itu setiap orang akan akrab dengan museum dan mempertimbangkannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka dan akan diingat secara baik.

Elemen-elemen yang bertanggung jawab tersebut haruslah menyadari bagaimana menyajikan museum supaya terasa menarik bagi masyarakat. Benda-benda koleksi bersejarah yang terdapat di dalam museum memiliki penampilan yang sangat bersahaja secara alaminya. Tetapi cara penyajiannya bisa dikembangkan. Janganlah hanya mempertontonkan mereka di dalam kotak kaca dengan teks keterangan panjang yang dicetak dan ditaruh di depannya. Para pengunjung pastilah malas unutk membecanya secara mendetail. Dan juga janganlah menyetel para petugas museumnya dengan disiplin yang sangat ketat dan kaku. Tetapi latihlah mereka supaya memiliki keramahan yang lebih kepada para pengunjung. Keikutsertaan penuh dari setiap bagian sangat dibutuhkan supaya mengembalikan rasa cinta akan mengunjungi museum. Jadi sejarah jangan dilupakan dan generasi muda berproses dalam menghargai apa yang ada di sana di masa lampau dan sebagai pelajaran bagi mereka untuk mempelajari masa depan. Pemerintah, dunia bisnis, dunia akademik dan komunitas-komunitas harus ambil bagian dalam upaya ini.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s